google adsense

Wednesday, September 10, 2014

PERAN PERAWAT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR

A.    PERAN PERAWAT UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN ISTIRAHAT DAN TIDUR
1.      Kontrol Lingkungan
a)      Tutup pintu kamar klien jika diperlukan.
b)      Jaga agar pintu area kerja di unit tersebut ditutup ketika sedang digunakan.
c)      Kurangi volume telepon yang terdekat dan peralatan yang berbunyi.
d)     Gunakan sepatu beralas karet, hindari pemakaian sepatu beralas kayu
e)      Matikan oksigen di samping tempat tidur dan peralatan lain yang tidak digunakan.
f)       Matikan alarm dan bunyi pada alat monitor di samping tempat tidur.
g)      Matikan teelevisi dan radio dalam kanmar kecuali jika klien menyukai musik yang lembut.
h)      Hindari bunyi keras yang tiba-tiba seperti menyiram toilet atau menggeser tempat tidur.
i)        Lakukan percakapan yang diperlukan dengan suara rendah terutama di malam hari.
j)        Lakukan percakapan dan pelaporan di ruangan khusus yang jauh dari kamar klien.
2.      Meningkatkan Rutinitas Menjelang Tidur
a)      Rutinitas menjelang tidur merilekskan klien dalam persiapan untuk tidur. Penting bagi seeseorang untuk pergi tidur pada saat mereka merasa letih atau mengantuk.
b)      Pada bayi aktivitas yang diperlukan tenang seperti menggendongnya dalam selimut, menyanyi atau berbicara dengan lembut, menimang dengan lembut, membantu bayi tertidur, rutinitas menjelang tidur misalnya kudapan atau aktivitas.
c)      Toodler dan anak pra sekolah terlalu begmbira dan penuh energi untuk tidur seperti membaca cerita membiarkan anak untuktidur dipangkuan orang tuanya sambil mendengarkan musik, atau mendengarkan doa .
d)     Orang dewasa perlu menghindari stimulasi mental berlebihan sesaat menjelang tidur seperti membaca novel ringan, menonoton program televisi yang merilekskan, atau mendengarkan musik membantu seseorang untuk rileks.
3.      Meningkatkan Kenyamanan
a)      Lakukan tindakan hygiene bagi klien yang tirah birang.
b)      Anjurkan klien untuk memakai pakaian yang longgar.
c)      Singkirkan atau ganti adanya iritan pada kulit klien seperti balutan yang lembab atau selang drainase.
d)     Pososikan dan topang bagian tubuh yang menggantung untuk melindungi titik tekan dan membantu relaksasi otot.
e)      Berikan topi dan kaus kaki untuk klien lansia dan klien yang cenderung kedinginan.
f)       Anjurkan klien berkemih sebelum tidur
g)      Berikan analgesik atau sedatif sekitar 30 menit sebelum tidur
h)      Berikan masase tepat sesaat sebelum klien pergi tidur.
i)        Berikamn matras yang nyaman dan jaga agar tempat tidur tetap bersih dan kering.
4.       Pengendalian Gangguan Fisiologis
a)      Menbantu klien mengendalikan gejala-gejala yang menggangu tidur seperti klien dengan abnormalitas pernapasan harus tidur dengan dua bantal atau dengan posisi semi duduk untuk mempermudah pernapasan.
b)      Perawat membantu klien dalam memenuhi aktivitas tidur seperti mencegah gangguan tidur, menganjurkan klien memakan makanan kecil beberapa jam sebelum tidur dengan posisi semi duduk.
c)       Untuk mencegah klien dengan nyeri, mual, atau gejala kambuhan lainnya, perawat harus menganjurkan klien untuk mendapatkan obat mengurangi gejala sehingga obat tersebut dapat efektif pada saat klien tertidur.
5.      Menetapkan Periode Istirahat dan Tidur
a)      Membantu klien untuk tetap aktif secara fisik dan siang hari sehingga mereka cenderung tidur di malam hari.
b)       Menyediakan waktu istirahat dan tidur untuk klien.
c)      Membuat rencana asuhan agar tidak membangunkan klien untuk tugas-tugas yang tidak penting seperti jadwal pengkajian, pengobatan, prosedur dan rutinitas di saat klien terjaga.
6.      Pengurangan Stres
a)      perawat membantu pasien untuk bangun dan melakukan aktivitas yang merilekskan seperti menjahit dan membaca.
b)      usapkan punggung pasien yang berguna untuk membantu klien rileks
7.      Kudapan Menjelang Tidur
a)      perawat harus menganjurkan klien untuk mencoba menahan diri dari meminum atau mengkonsumsi kafein sebelum tidur.
b)      pada bayi anjurkan untuk memberi makanan ( susu atau ASI) terakhir semalam mungkin dan jangan berikan bayi susu botol di tempat tidur.
8.      Pendekatan Farmakologis Untuk Meningkatkan Tidur
a)      perawat dapat membantu klien menggunakan prilaku dan tindakan hygiene tidur yang tepat untuk membuat pola tidur yang tidak memerlukan penggunaan obat.
b)      perawat harus memberikan pemahaman mengenai kemungkinan efek samping dari obat tidur kepada klien.
c)      pantau respon klien secara rutinerhadap obat tidur yang diberikan.
9.      Promosi kesehatan melalui penyuluhan klien
a)      Ajarkan pasien mengenai tehnik-tehnik yang meningkatkan tidur dan dan kondisi-kondisi yang mengganggu tidur.
b)       Instruksikan orang tua untuk mempelajari bagaimana meningkatkan kebiasaan tidur yang baik pada anak-anak

c)      Perawat harus memperingatkan klien untuk tidak meminum obat lebih dari yang diresepkan terutama jika obat tersebut tampak kurang efektif setelah penggunaan awal.

No comments:

Post a Comment

Komentar yang diharapkan membangun bagi penulis, semoga bermanfaat